ANDRY STINGKY DAN CHAI WAN HONGKONG

Bookmark and Share

Andry stingky peran utama sinetron kiamat sudah dekat kesasar sampai ke Chai Wan Hong Kong, benarkah demikian? Tentu tidak. Islamic Kasim memorial College Chai Wan daerah paling pojoknya Hongkong berkumpul kurang lebih lima ratus Buruh Migran Indonesia FKMPU. (BMI) mengikuti acara Halal Bi Halal dan milad


Akad (4/11) Forum Komunikasi “Mu’Minat Peduli Umat” (FKMPU) dalam acaranya milad ke-8 sekalian acara Halal Bi Halal telah memboyong Andry Stingky dan Ustat Subki al Bughuri dari Jakarta. Acara dimulai pukul 10.30 hingga mendekati dhuhur dengan diisi hiburan sholawat dari sumbangan beberapa organisasi Islam yang ada di Hong Kong. Kemudia acara disambung lagi pada pukul 01.00 hingga pukul 05.00 sore hari.
Sebagai pengisi acara awal setelah sambutan dari ketua panitia dan dilanjutkan sambutan ketua FKMPU yaitu saudara Muamaroh menghimbau kepada semua jama’ah untuk tetap bersatu untuk menegakkan kebenaran. Begitu juga minta doa dan dukungan untuk mendirikan pondok pesantren di kota gudek yaitu Jogyakarta pada tahun kedepannya.

Seletah itu waktu langsung diberikan kepada Ustad Subki al Bughuri untuk memberikan tausyiahnya kepada jama’ah yang sudah dinanti-nantikan. Dalam tausyiahnya, Ustad semakin kagum dengan semangat BMI yang semakin meningkat dari tahun sebelumnya. Begitu juga menyarankan agar tetap menutup aurat agar tidak mengundang zina mata. Apalagi gaya hidup di Hong Kong yang serba bebas dengan cara berpakaian.
Tausyiah yang sedikit ada kocak dapat dinikmati jama’ah dengan santai tapi penuh penghayatan. Sehingga sering terdengar gelak tawa jama’ah saat mendengar kocaknya Ustad Subki menjelaskan aturan-aturan bagaimana naik haji dalam berpakaian. Bahkan, Ustad juga menyindir banyaknya orang semakin tergiur dengan kecanggihan dunia maya yaitu internet yang semakin banyak digunakan sesuatu hal berbau maksiat.

Terakhir waktunya Ustad mengajak semua jama’ah yang hadir untuk bersholawat bareng. Juga berpesan untuk tetap menutup aurat sampai kapanpun dan banyak membaca Al Qur’an walaupun hanya beberapa menit saja.
Pada miladnya kali dari FKMPU telah menampilkan kebolehahan dalam dunia teater. Tema teater adalah sebagai gambaran persoalan dihadapi oleh beberapa penghuni selter di FKMPU sendiri. Dengan gaya akting yang sederhana, tetapi tema yang diangkat sangat memukau sehingga dapat membawa penonton mengikuti alur cerita.

Andry salah satu pemain teater dadakan. Ini sesuai celotehnya saat ditemui Iqro di belakang panggung setelah tampil sebagai Ustad dalam pentas teater. Saat itu, dia sempat kaget, saat diberitahu kalau dia berperan sebagai ustad. Tapi, elah dijelaskan alur ceritanya akhirnya Andry dapat memainkan dengan baik tanpa ada rasa gugup lagi. Walaupun dengan memakai peci atau jas pinjaman dari Ustad Subki al Bughuri. Sebab saat itu dia hanya memakai kemeja bercorak garis lurus merah muda. Karena memang sebelumnya pihak panitia tidak ada pemberitahuan lebih dahulu.

Andry sangat kagum dengan semangat BMI yang saling bau-membau mengadakan pengajian dengan mengundang Ustad maupun artis jauh-jauh dari Jakarta yang tidak sedikit biayanya. Acara terakhir setelah pementasan teater dilanjutkan dengan jumpa pers dan undian dari Dr Smit untuk bagi-bagi hadiah dengan syarat dapat menjawab pertanyaan yang akan diajukan oleh pihak dari Dr. Smit sendiri.

Pada acara pengajian Halal Bi hahal ini didukung oleh Afreight, Dr. Smit, Majalah Mutiara, dan Dompet Dhaufa. Tepat pukul 05.00 sore acara selesei dengan baik dan lancer. Setelah itu dilanjutkan dengan acara foto-foto jama’ah dengan Ustad Sbubki dan Andry serta istrinya tercinta saat itu juga dibawa ke Hong Kong.



{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar