Dahulukan Ibadah Dari Pada Kegiatan Lainnya

Bookmark and Share


Assalamualaikum Wr Wb.

Selamat malam kawan-kawan semua, setelah postingan Beratnya Loading Page Blog beberapa waktu lalu, kali ini Bang Dayat mau share nih pengalaman pribadi saya yang selalu mendapat omelan dari ibu saya. Kok dapat omelan sih Bang Dayat ? bukan karena kegiatan saya yang negative atau melanggar aturan maupu etika, tetapi karena kegiatan yang saya lakukan selalu membuat saya melupakan Ibadah sholat.


Dalam hati dan pikiran seorang Ibu adalah mendidik anaknya hingga menjadi anak yang soleh/solehah dan bergguna bagi bangsa. Ibu saya sering memarahi saya jika saya melupakan Ibadah, marahnya lebih parah dari pada kesalahan lain yang pernah saya perbuat. Ibu saya sering marah kalau saya jalan-jalan ke kota sebelah, atau ketempat yang jauh, bukan karena Ibu saya takut akan terjadi hal yang berbahaya terhadap saya di jalan, melainkan beliau marah karena saya menjawab belum ketika Ibu bertanya kepada saya apakan saya sudah sholat atau belum. Bahkan jika saya berbohong, dan saya mengatakan sudah tetapi Ibu saya tetap mengetahui bahwa saya belum sholat, kuat banget nih insting seorang Ibu.

Saya sering lupa walaupun berkali-kali sudah di beri tahu, dan kata-kata yang sering terlontar dari mulut ibu saya adalah “Ingat nak, jangan sampai melupakan sholat”, mungkin Ibu saya sudah bosan untuk memperingati saya untuk menjalankan sholat. Penah waktu saya tertidur lelap pada malam hari dan saya lupa sholat isya, tak peduli apapun yang terjadi Ibu saya tetap membangunkan saya dan pernah tuh saya di seret dari tempat tidur..wahahaha.

Tapi lama-kelamaan saya malu juga selalu kena marah karena meninggalkan sholat lima waktu, saya sadar dan memahami betapa pentingnya menjalankan sholat lima waktu. Di marahin oleh Ibu adalah hal yang wajar dan saya tidak pernah memasukkan kedalam hati, karena saya tahu tidak mungkin seorang marah-marah tanpa sebab dan tujuan, apalagi Ibu saya marah karena tujuan yang baik dan mulia, saya sangat berteima kasih kepada Ibu saya yang masih memperhatikan saya.

Saya sengaja posting artikel ini, karena mungkin dengan pengalaman pribadi saya ini akan memotivasi diri saya dan kawan-kawan sekalian untuk lebih giat lagi menjalankan ibadah sholat lima waktu. Karena sholat adalah tiang agama, bayangkan saja jika kita tidak sholat, maka apa yang akan menjadi tiang agama kita ? jika tidak ada tiang di ibaratkan sebuah rumah, rumah itu tidak akan bisa berdiri sebagaimana layaknya sebuah rumah, dan menurut Al-quran amal ibadah yang pertama kali dihisab adalah ibadah sholat. Karena kita tidak tahu kapan nyawa kita di cabut oleh malaikat dan apakah amal kita sudah cukup sebagai bekal kita di akhirat nanti, kalau Bang Dayat pribadi tentunya masih jauh dari kata cukup. Maka dari itu sedikit demi sedikit saya membiasakan diri untuk mendirikan sholat lima waktu walaupun godaannya sangat berat sekali.

Okedah kawan-kawan sampai disini dulu cerita saya yang selalu di omelin oleh ibu saya, jika ada masukan maupun kritikan silahkan beri komentarnya dan jika ada yang baik silahkan di ambil hikmahnya.
Selamat malam, Salam Bang Dayat.


{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar